
NGAWI, JAWA TIMUR — Suasana khidmat menyelimuti lapangan utama MTsN 10 Ngawi pada Senin pagi, 4 Mei 2026. Di bawah langit cerah Kabupaten Ngawi, ratusan siswi berkumpul bukan hanya untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), melainkan untuk menjadi bagian dari sejarah besar dalam aksi pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Mendasar Surat Kakanwil Provinsi Jawa Timur, Nomor B-1688/Kw.13.02/HM.01/05/2026, tanggal 2 Mei 2026, hal Permohonan Dukungan dalam rangka Gerakan Minum Tablet Tambah Darah Serentak bagi Pelajar Putri, Tepat pukul 07.00 WIB, melalui zoom meeting seluruh siswi jenjang MTs dan MA di wilayah ini, termasuk keluarga besar MTsN 10 Ngawi, secara serentak meminum Tablet Tambah Darah (TTD). Aksi kolosal ini merupakan bagian dari gerakan serentak se-Provinsi Jawa Timur guna menciptakan generasi muda yang sehat dan bebas anemia.
Sinergi Pendidikan dan Kesehatan di Bumi Ramah
Upacara peringatan Hardiknas 2026 di MTsN 10 Ngawi dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Drs. Mudhofar, M.Pd.I. Dalam amanatnya, beliau menekankan bahwa kecerdasan intelektual harus ditopang oleh ketahanan fisik yang prima.
"Pendidikan yang berkualitas dimulai dari siswa yang bugar. Partisipasi kita dalam rekor MURI ini adalah bukti komitmen madrasah dalam mendukung program nasional pencegahan stunting dan anemia pada remaja putri," ujar Drs. Mudhofar di hadapan para peserta upacara.
Kegiatan ini melibatkan koordinasi intensif dari berbagai lini di MTsN 10 Ngawi, mulai dari bagian Kurikulum, Kesiswaan, hingga Humas, untuk memastikan seluruh data peserta tervalidasi dengan akurat sesuai standar MURI. Pelaksanaan mengikuti zoom
Pesan di Balik Sejarah
Bagi para siswi, momen ini memberikan kesan mendalam. Selain menjadi bagian dari catatan rekor dunia, mereka mendapatkan edukasi langsung mengenai pentingnya zat besi bagi kesehatan reproduksi dan konsentrasi belajar.
"Awalnya mungkin terasa seperti rutinitas biasa, tapi ketika tahu ini dilakukan serentak se-Jawa Timur untuk rekor MURI, rasanya bangga sekali bisa membawa nama madrasah dan Ngawi ke tingkat nasional," ungkap salah satu siswi peserta aksi.
Pecahnya rekor MURI ini menjadi simbol kekuatan kolaborasi antar-satuan pendidikan di Jawa Timur. MTsN 10 Ngawi telah membuktikan bahwa institusi pendidikan bukan sekadar tempat transfer ilmu, tetapi juga garda terdepan dalam membentuk karakter dan kesehatan generasi masa depan.
Dengan semangat Hardiknas 2026, langkah kecil meminum tablet tambah darah ini diharapkan menjadi tradisi kesehatan yang terus berlanjut demi mewujudkan Indonesia Emas yang lebih tangguh.
