NGAWI – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Black Coffee (Cafe and Eatery) pada Rabu (29/4). Dua lembaga pendidikan besar di bawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Ngawi, yakni MTsN 10 Ngawi dan MTsN 12 Ngawi, menggelar acara Silaturahmi dan Ramah Tamah dalam rangka menyambut nakhoda baru yang kini resmi menjabat secara definitif.
Acara ini digelar sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyambutan resmi atas dilantiknya Drs. Mudhofar, M.Pd.I sebagai Kepala Madrasah (Kamad) MTsN 10 Ngawi. Sosok yang dikenal bersahaja ini sebelumnya telah mendedikasikan diri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Madrasah di lembaga yang sama selama 1 tahun 2 bulan.
Transisi Menuju Inovasi Berkelanjutan
Masa transisi selama lebih dari satu tahun di bawah kepemimpinan Plt kini menemui titik terang. Kehadiran Drs. Mudhofar, M.Pd.I. sebagai pejabat definitif diharapkan mampu membawa stabilitas serta akselerasi program kerja yang lebih progresif bagi MTsN 10 Ngawi ke depannya.
Dalam sambutannya, Drs. Mudhofar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan dari seluruh keluarga besar madrasah selama dirinya menjabat sebagai Plt. Ia menekankan bahwa sinergi antar-lembaga, seperti yang ditunjukkan melalui kehadiran perwakilan dari MTsN 12 Ngawi, adalah kunci utama kemajuan pendidikan madrasah di Bumi Ramah.
"Kebersamaan hari ini adalah modal besar bagi kita. Setelah masa tugas sebagai Plt selama 14 bulan, kini saatnya kita bersama-sama berlari lebih kencang untuk mewujudkan madrasah yang mandiri dan berprestasi," ungkapnya di hadapan para tamu undangan.
Perjamuan di Tengah Nuansa Modern
Pemilihan Black Coffee sebagai lokasi acara memberikan nuansa yang berbeda. Jauh dari kesan formal yang kaku, suasana kafe yang santai justru memicu dialog yang lebih akrab antara tenaga pendidik dan kependidikan dari kedua madrasah tersebut.
Kegiatan ini juga menjadi ajang tukar pikiran dan berbagi pengalaman antara staf MTsN 10 dan MTsN 12 Ngawi. Gelak tawa dan diskusi ringan mengalir di sela-sela jamuan makan siang, menandakan eratnya hubungan emosional antar-insan pendidikan di Kabupaten Ngawi.
Harapan Baru untuk Madrasah
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai simbol dimulainya babak baru kepemimpinan di MTsN 10 Ngawi. Dengan resminya Drs. Mudhofar menjabat sebagai Kamad, besar harapan masyarakat agar kualitas layanan pendidikan dan prestasi siswa semakin meningkat seiring dengan visi transformasi digital dan penguatan karakter yang tengah digalakkan.



